Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
Pendidikan

Belajar Sambil Berwirausaha, Pelajar ini Menghasilkan Omzet Rp 50 Juta Sebulan

(ki-ka) Arvin dan Alvin, siswa kelas 12 SMKN 1 Temanggung di lokasi pameran Agrinex Expo 2018. (Foto: Kabare.id/ Baskoro Dien)

Belajar sambil berwirausaha adalah konsep yang diterapkan oleh SMKN 1 Temanggung, Jawa Tengah agar siswanya mampu berwirausaha setelah menempuh pendidikan di sekolah.

JAKARTA-KABARE.ID: Caranya, siswa diberikan tugas untuk membuat produk sekaligus memasarkannya, mulai dari pengolahan pangan, pengelolahan perkebunan, dan pembuatan produk dengan metode kimia.

Salah satu contohnya adalah memanfaatkan limbah tenaman seperti gedebong pisang untuk dijadikan serat bahan dasar kerajinan, mulai dari tas, tali tambang, dll.

“Kita ada kelas wirausaha, dimana kelas 12 tugasnya untuk memproduksi produk, sementara kelas 11 bertugas untuk memasarkan produk,” ujar Arvin dan Alvin, siswa kelas 12 SMKN 1 Temanggung saat ditemui Kabare.id di lokasi pameran Agrinex Expo 2018, di Balai Sidang Jakarta (JCC), Jumat (7/9/2018).

Selain pengelolahan perkebunan, mereka juga belajar mengolah bahan dasar makanan untuk menjadi produk makanan, seperti bandrek, kopi lada hitam, emping jagung, dll. Produk-produk tersebut ditawarkan mulai dari Rp10 ribu.

Tak main-main, omzet yang dihasilkan para siswa ini bisa mencapai Rp5 juta per minggu. Bahkan beberapa produk mampu menghasilkan omzet mencapai Rp50 juta per bulan. “Kayak kue kering misalnya, minggu lalu omzetnya mencapai Rp5 juta per minggu. Ada juga produk lainnya yang mencapai omzet Rp50 juta sebulan,” tegas Arvin. (bas)

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post