Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
Komunitas

Bekraf Luncurkan Program Docs by The Sea Incubator 2019

Konferensi pers peluncuran Docs By The Sea Incubator. (dok. Bekraf)

Badan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Bekraf) meluncurkan program Docs by The Sea Incubator sebagai kelanjutan dari program Docs By the Sea yang sukses mencuri perhatian sineas perfilman dunia pada 2017 dan 2018.

JAKARTA-KABARE.ID: Docs By The Sea Incubator merupakan program inkubasi proyek dokumenter di Asia Tenggara termasuk Indonesia. Program hasil kerjasama Bekraf dengan In-Docs ini bertujuan untuk mendukung pelaku film dokumenter agar memiliki kesempatan memperoleh pendanaan dan memperluas jangkauan distribusi di industri film internasional.

“Indonesia kini menjadi the next big thing di sektor perfilman di Asia selain yang kita ketahui ada Cina, Jepang, Korea, dan Taiwan,” ujar Wakil Kepala Bekraf, Ricky Joseph Pesik saat Konferensi Pers Docs By The Sea Incubator 2019 di Gedung Kementerian BUMN (16/04).

Karenanya peluang perkembangan film masih terbuka lebar terlebih bagi film documenter. Ricky menambahkan pertumbuhan film nasional yang signifikan dapat dilihat dari jumlah film box office Indonesia yang mengalami peningkatan dan tercatat film Indonesia masuk dalam peringkat 16 besar penyumbang perfilman dunia.

Baca juga: Pasar Rakyat di Kabupaten Badung Punya Arsitektur Terbaik di Indonesia

Pada kesempatan yang sama, Deputi Riset Edukasi dan Pengembangan, Abdur Rohim Boy Berawi mengatakan bahwa ada tiga indikator utama yang menjadi simbol kemajuan film di Indonesia, yaitu peningkatan jumlah layar, peningkatan jumlah penonton, dan peningkatan pendapatan dari sektor film.

Sejak Docs by The Sea diselenggarakan pada 2017 lalu, telah berhasil memberikan 61 kesempatan bagi proyek film yang telah berpartisipasi baik dari dalam negeri maupun negara lain di Asia Tenggara untuk ikut dalam festival film, pendanaan, maupun international pitching forum.  Sampai saat ini, funding yang telah dihasilkan mencapai USD 193.486.

Docs By the Sea Incubator memiliki 3 fokus/lab yaitu storytelling, editing dan creative producing. Program inkubasi ini akan diselenggarakan mulai 25 April – 2 Mei 2019 dengan 24 proyek film dokumenter Asia Tenggara yang dipilih melalui proses seleksi terbuka. (rls/bas)

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post