Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
BISNIS

Banyuwangi Menjadi Pintu Gerbang Wisata dan Bisnis

Foto: Kemenpar/ Sendy. A

Batik Air resmi membuka rute penerbangan Jakarta-Banyuwangi, Rabu (19/12). Di penerbangan perdana menggunakan Airbus A320 berkapasitas 156 penumpang itu, seat capacitynya menembus angka 100 persen.

BANYUWANGI-KABARE.ID: Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas yang ikut menyambut penerbangan perdana Batik Air langsung sunringah. Ia mengatakan kehadiran Batik Air di Banyuwangi semakin memudahkan wisatawan untuk berkunjung ke Banyuwangi.

"Alhamdulillah, senang sekali occupancy seat full. Ini pertanda baik bagi Batik Air serta Banyuwangi," ujar Bupati Azwar Anas dalam keterangan resmi yang dikutip Kabare.id, Kamis (20/12/2018).

Data dari Kementerian Pariwisata (Kemenpar), Banyuwangi tumbuh menjadi destinasi kelas dunia. Angka kunjungan wisatawannya meroket tajam dari hanya 600 ribu kunjungan wisatawan domestik, menjadi 4,9 juta wisatawan domestik. Jumlah arus masuk wisatawan mancanegara (wisman) juga tumbuh 691 persen. Dari yang awalnya 12.500 (2010) menjadi 98.970 orang.

“Rata-rata wisman memiliki kemampuan spending hingga Rp2,7 Juta per trip. Sedangkan Wisnus rata-rata spendingnya sekitar Rp1,543 Juta. Spending para wisatawan ini pun menghadirkan perputaran sekitar Rp7,7 Triliun per tahun," terang Bupati Anas.

Perkembangan tersebut jelas membuat perekonomian Banyuwangi meningkat hingga tumbuh di level 5,6%. Pertumbuhan tersebut unggul dari pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 0,53% dan unggul 0,15% dari Jawa Timur.

Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Banyuwangi naik 115,4%. Angka riilnya saat ini ada di Rp69,9 Triliun. Kenaikan juga dialami pendapatan perkapitanya, yakni Rp43,65 juta pada 2018, sebelumnya pada tahun 2010 masih Rp20,8 Juta. (rls/bas)

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post