Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
Wisata_Kuliner

Bandung - Lembang Macet Hingga 5 Kilometer

Ilustrasi - Kemacetan lalu lintas. (Antara/Agus Bebeng)

Antrean kendaraan didominasi roda empat dengan nomor polisi dari luar Bandung, seperti plat B (Jakarta), F (Bogor), A (Banten), dan lainnya.

BANDUNG-KABARE.ID: Arus lalu lintas di Jalan Setiabudi, Kota Bandung, menuju Lembang, Kabupaten Bandung Barat, pada Minggu pagi (17/5/2018) macet hingga lima kilometer.

Kemacetan dengan arus lalu lintas cenderung merayap disebabkan banyaknya masyarakat menggunakan kendaraan roda empat dan roda dua ingin mengunjungi tempat-tempat wisata di kawasan Lembang seperti Farmhouse, Floating Market, maupun kawah Tangkuban Perahu.

Dilansir dari antaranews.com, ekor kemacetan terjadi mulai dari Gegerkalong hingga Farmhouse Lembang sejak pukul 07.00 WIB.

Para pengunjung sudah memadati kawasan sekitar Farmhouse sejak pukul 06.00 WIB, meski area wisata tersebut belum buka.

Guna mengurai kemacetan, petugas dari jajaran Polsek Sukasari Bandung memberlakukan rekayasa lalu lintas dengan mengalihkan kendaraan dari Terminal Ledeng menuju ke arah Jalan Sersan Bajuri.

"Upaya kami mengarahkan kendaraan ke kawasan Sersan Bajuri. Di sana Alhamdulillah (area wisata) Kampung Gajah tutup sekarang, jadi tidak terlalu banyak wisata ke daerah Sersan Bajuri, sehingga bisa dijadikan alternatif," ujar Kanitlantas Polsek Sukasari, AKP Anang Suryana, di Terminal Ledeng, Minggu.

Kendaraan yang diarahkan ke Sersan Bajuri nantinya akan keluar di pertigaan Beatrix, hingga akhirnya keluar persimpangan Lembang-Kolonel Masturi.

Ia mengimbau kepada masyarakat lainnya yang akan menuju Lembang bisa menggunakan jalan alternatif lainnya apabila tidak ingin terjebak kemacetan. Beberapa jalur alternatif yang bisa digunakan yakni melalui Dago dan Punclut.

Sementara untuk arah Lembang menuju Kota Bandung terpantau lancar namun diperkirakan pada sore akan terjadi kemacetan.

"Kami perkirakan setelah menjelang sore mereka turun (Lembang menuju Kota Bandung) pasti akan terjadi antrean, namun kami tetap upayakan agar tidak terjadi macet total," kata Anang. (ant)

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post