Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
SENI BUDAYA

“Bali: Beats of Paradise” Dapat Sambutan Hangat di Filipina

Sutradara Hollywood asal Indonesia, Livi Zheng dalam acara Pride of Southeast Asia di Manila, Filipina, Sabtu (24/11/2018). (Foto: Kemenpar)

Seni budaya Indonesia kembali mengetarkan dunia perfilman Asia. Kali ini lewat film Bali: Beats of Paradise, yang diputarkan di program film Pride of Southeast Asia di Manila, Filipina, pekan kemarin.

FILIPINA-KABARE.ID: Film yang diangkat dari kisah nyata tersebut, bercerita tentang sepasang suami istri asal Indonesia yang memiliki mimpi dan berusaha memperkenalkan budaya gamelan Bali di dunia internasional. Film ini melibatkan beberapa musisi terkenal, seperti Judith Hill dan I Wayan Balawan.

Dalam keterangan resmi yang dikutip Kabare.id, Selasa (27/11/2018), berbagai dukungan dan komentar positif pun berdatangan dari para penonton yang hadir, salah satunya dari Elvira Yap Go, Festival Director of Southeast Asia Video Festival for Children dan juga Presiden Anak TV.

Elvira mengatakan, film karya Livi Zheng ini adalah film dokumenter yang penuh dengan harapan, kecintaan akan budaya musik gamelan yang patut diperkenalkan di dunia internasional. Film ini layak dijadikan contoh film dokumenter karena tidak selalu harus mengangkat isu sosial yang negatif.

"Film dokumenter bisa menjadi wujud kebanggaan akan kekayaan dan keindahan negara sendiri. Film ini diwarnai dengan ritme cerita yang berirama dan merupakan salah satu film dokumenter terbaik yang pernah saya saksikan. Indonesia kaya akan beraneka ragam warisan budaya yang harus dijaga, dibanggakan dan dikembangkan oleh generasi muda. Selamat atas hasil karya yang inspiratif," ungkapnya.

Baca juga: Review Pentas Teater Bunga Penutup Abad 2018

Aktris senior Indonesia, Niniek L. Karim yang juga salah satu anggota juri pada perhelatan tersebut juga angkat bicara. Niniek mengakui ada spirit menyala dari diri Livi yang tidak bisa menghambat dirinya untuk membuat Bali: Beats of Paradise.

Menurutnya yang menarik dari film dokumenter ini adalah bagaimana Livi mencoba untuk menyatukan kecintaan dan kekagumannya akan gamelan dengan musik rap karya Judith Hill. "Itu oke banget. Dengan kekiniannya, Livi membuat film ini menjadi sesuatu yang menggebrak. Saya sangat bangga, kagum dan berdoa supaya Livi lebih maju kedepannya," ungkap Niniek.

Hal yang sama juga diungkapkan Ernie Magtuto, musisi dan pencipta lagu asal Filipina. Menurutnya, Film Bali: Beats of Paradise merupakan sesuatu yang sangat menarik dan inspiratif tentang budaya musik gamelan Indonesia.

"Selamat atas karyanya. Saya berharap ke depannya Livi dapat menciptakan lebih banyak lagi film-film dokumenter lainnya yang memperkenalkan beraneka ragam warisan Indonesia di Asia Tenggara," ujarnya.

Baca juga: Bentara Budaya Jakarta Pamerkan Koleksi Batik Peranakan

Seusai acara di Filipina, Livi langsung menuju ke Beijing, Tiongkok untuk memenuhi undangan menjadi dosen tamu di Communication University of China. Dalam acara tersebut, Livi juga akan menayangkan film Bali: Beats of Paradise.

Kemudian, pada tanggal 8 Desember nanti, Livi Zheng juga akan menerima penghargaan sebagai Duta Budaya atas karyanya itu. Penghargaan tersebut rencananya akan diserahkan di Los Angeles dalam acara Unforgettable Gala, sebuah acara peghargaan tertua di Amerika yang diberikan untuk tokoh-tokoh Asia. (bas)

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post