Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
Pendidikan

Bahasa Indonesia Jadi Tren Pelajar Uzbekistan

Dubes Indonesia untuk Uzbekistan, Sunaryo Kartadinata secara simbolis menyumbangkan buku dan kamus saku Bahasa Indonesia-Uzbekistan kepada Rektor TSIOS. (Foto: KBRI Tashkent)

Minat belajar siswa Uzbekistan tentang Bahasa Indonesia dilaporkan KBRI Tashkent meningkat pesat.

UZBEKISTAN – KABARE.ID: Rektor Tashkent State Institute of Oriental Studies (TSIOS) Gulchekhra Rikhsieva mengatakan Bahasa Indonesia semakin berkembang dan maju dibandingkan sebelumnya, terutama sejak kedatangan Dosen Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing yang dikirim oleh Kemendikbud sejak tahun 2018.

“Saat ini kegiatan belajar mengajar Bahasa Indonesia semakin berkembang dan maju dibandingkan sebelumnya, terutama sejak kedatangan Dosen BIPA yang dikirim oleh Kemendikbud," ujar Gulchekhra Rikhsieva pada saat menyambut rombongan KBRI Tashkent, Kamis (30/01/2020).

“Di TSIOS sudah terdapat Pusat Indonesia yang diharapkan menjadi pusat untuk mengembangkan berbagai kajian ilmu lain selain bahasa, seperti ekonomi, politik dan hukum," tambahnya.

Kedatangan KBRI Tashkent ke TSIOS dalam rangka menyumbangkan 170 buku dan 450 kamus saku Bahasa Indonesia-Uzbekistan universitas tersebut.

Duta Besar Indonesia untuk Uzbekistan, Sunaryo Kartadinata mengatakan sumbangan tersebut untuk mendukung minat belajar Bahasa Indonesia yang semakin meningkat di TSIOS

Dubes Kartadinata juga mengatakan, dipelajarinya Bahasa Indonesia di universitas negara lain merupakan pertanda bahwa budaya Indonesia semakin dihargai di negara-negara lain. Selain itu pertukaran budaya ini dapat meningkatkan people-to-people contact.

 “Dengan kehadiran buku-buku dari UPI tersebut diharapkan lebih banyak mahasiswa yang tertarik untuk belajar Bahasa Indonesia. Bahkan, tidak hanya untuk mempelajari bahasa dan budaya Indonesia, tetapi juga mempelajari Indonesia secara keseluruhan," tandas Dubes Kartadinata. (*)​

 

Sumber: KBRI Tashkent

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post