Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
Pendidikan

Babak Final Kompetisi Olahraga Siswa Nasional 2020 Digelar Bulan Desember

Ilustrasi: Pencak Silat Nusantara. Sumber foto: Antara Foto

Tahun ini, terdapat dua cabang olahraga yang dilombakan dalam KOSN, yaitu karate dan pencak silat.

JAKARTA - KABARE.ID: Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), telah merampungkan Kompetisi Olahraga Siswa Nasional (KOSN) Tahun 2020. Pada jenjang sekolah dasar (SD), babak penyisihan telah dilakukan di Hotel Grand Soll Marina Tangerang, Banten dan penilaian juri telah rampung pada 9 – 13 November 2020.

Seluruh peserta terbaik yang lolos ke tahap final dari 34 provinsi sudah terseleksi. Rencananya, babak final KOSN jenjang SD, SMP, dan SMA, digelar awal Desember 2020.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Puspresnas, Kemendikbud, Asep Sukmayadi mengatakan para siswa SD dan SMP antusias mengikuti KOSN. 

Panitia mencatat, sebanyak 2.628 siswa yang terdiri dari dari 1.249 siswa SD dan 1379 siswa SMP telah mengirimkan video ke portal daring lomba. Dari tiap provinsi, juri akan memilih empat peserta untuk mewakili empat nomor lomba dan maju ke babak final.

Tahun ini, terdapat dua cabang olahraga yang dilombakan dalam KOSN, yaitu karate dan pencak silat. Kedua cabang tersebut terbagi ke dalam beberapa nomor, yaitu: 1) Karate Kata Perorangan Putra; 2) Karate Kata Perorangan Putri; 3) Pencak Silat Jurus Tunggal Putra; dan 4) Pencak Silat Jurus Tunggal Putri.

Asep berpesan pada semua peserta, baik yang lolos ke babak final maupun yang tidak, untuk tetap semangat berprestasi di bidang olahraga.

"Ini tidak hanya sekadar kompetisi, tapi parade jurus-jurus jitu untuk menghadapi situasi ini. Kita harus keluar dari situasi dengan menunjukkan prestasi, kemudian kita kuatkan karakter yang sudah larut di Pencak Silat dan Karate," kata Asep dalam siaran pers yang dikutip Kabare, Senin (16/11/2020)..

Tujuan KOSN, menurut Asep adalah untuk menumbuhkembangkan bakat dan minat siswa berbasis penguatan karakter, serta nilai-nilai luhur olahraga. "Selain itu KOSN juga bertujuan untuk menumbuhkembangkan rasa nasionalisme dan cinta tanah air, serta menjalin solidaritas dan persahabatan antarsiswa di seluruh Indonesia”.

Sementara itu, Juri Karate, Hendrial, mengatakan bahwa KOSN secara daring merupakan pengalaman baru, di mana dewan juri menilai kemampuan peserta dari video dan tidak secara langsung. “Namun dari video tersebut, seorang juri yang berpengalaman dapat menentukan kemampuan peserta dan memberikan nilai yang adil. Para juri bekerja profesional dan keputusannya dapat dipertanggungjawabkan," tegas Hendrial.

Puspresnas Kemendikbud tahun ini, melaksanakan berbagai kompetisi di semua jenjang pendidikan. Pada jenjang pendidikan dasar dilaksanakan sejumlah kompetisi seperti Kompetisi Sains Nasional (KSN), Kompetisi Olahraga Siswa Nasional (KOSN), Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N). Gala Siswa Indonesia (GSI) untuk siswa sekolah menengah pertama (SMP) juga dilaksanakan secara daring.

Pada jenjang pendidikan menengah, KSN, KOSN, FLS2N juga dilaksanakan. Selain itu terdapat juga Kompetisi Penelitian Siswa Indonesia (KoPSI) dan Lomba Debat Bahasa Indonesia (LDBI). Untuk siswa sekolah menengah kejuruan (SMK) terdapat juga Lomba Kompetensi Siswa (LKS). Begitu juga pada pendidikan khusus dan pendidikan tinggi, berbagai kompetisi dilaksanakan sebagai wadah berkompetisi bagi seluruh siswa dan mahasiswa.

Pelaksanaan KOSN 2020 bekerja sama dengan Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) dan Pengurus Besar Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (PB FORKI), serta dinas pendidikan seluruh provinsi. (*)

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post