Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
BISNIS

Arumdalu Private Resort Usung Konsep Nomadic Tourism

Arumdalu Private Resort mengusung konsep nomadic tourism dengan menjaga keseimbangan antara manusia dan alam. (Foto: Kemenpar)

Arumdalu Private Resort menawarkan konsep nomadic tourism untuk menarik minat wisatawan datang ke Tanjung Kelayang, Bangka Belitung.

BANGKA BELITUNG – KABARE.ID: Resor yang berada di Jalan Batu Lubang, Padang Kandis, Membalong, Kabupaten Belitung, Kepulauan Bangka Belitung ini mengusung tema keseimbangan manusia dan alam. Konsep ini bisa dikatakan unik dalam dunia pariwisata.

"Di sini, kita menampilkan sisi berbeda untuk tamu-tamu kami. Pada dinding kamar, Anda akan melihat sebuah corak unik yang digunakan untuk memberikan kesan alami yang terbuat dari pasir lokal,” ujar Marketing Officer Arumdalu Resort, Mivtah Armandiyansah dalam keterangan resmi yang dikutip Kabare.id, Kamis (1/11/2018).

Mivtah menambahkan, setiap kamar di resor ini telah dilengkapi dengan pendingin ruangan yang akan dimatikan pada saat tamu sedang berada di luar kamar. Ada juga hunian hijau yang didisain untuk menghemat listrik. Bola lampu yang digunakan juga merupakan lampu LED yang lebih hemat energi, tahan lama, dan juga lebih terang.

Baca juga: Kemenpar Promosi Pesona Danau Toba di CFD Jakarta

"Kemudian tamu juga dimanja dengan adanya sistem pemanas air yang terhubung dengan pendingin ruangan kamar. Sehingga air panas yang digunakan tidak memerlukan listrik tambahan. Melainkan merupakan konversi panas udara pembuangan pendingin ruangan menjadi air panas," kata Mivtah.

Fokus utama Arumdalu, tambah Mivtah, adalah keseimbangan alam. Maka air kolam yang digunakan merupakan air tanah yang terjaga selama ini. Dia mengklaim, tidak ada penebangan pohon yang dilakukan pada saat pembangunan dilakukan.

Salah satu spot yang Instagramable di Arumdalu Private Resort. (Foto: Kemenpar)

 

Arumdalu Resort bisa ditempuh sekitar 1,5 jam berkendara dari Bandara Tanjung Pandan, Belitung. Tempatnya cukup terpencil dan masih sunyi. Sepanjang jalan wisatawan bisa menikmati hutan hijau dan alami. Perjalanan akan melewati perkampunagn penduduk lokal dengan bentuk-bentuk yang sederhana dan tradisional serta perkebunan lada, karet dan sawit.

Sebelum sampai di lokasi, wisatawan bisa menjumpai salah satu daya tarik wisata Belitung Selatan, yakni Batu Baginde. Sepasang batu ini merupakan batu terbesar di Belitung. Warga setempat percaya dua batu ini merupakan raja dan ratu pada masa lampau.

Wisatawan bisa menjajal olahraga perahu di Arumdalu Private Resort. (Foto: Kemenpar)

 

"Di sini tamu juga bisa singgah ke kawasan wisata Pantai Penyabong. Di pantai ini bebatuan granitnya sangat besar. Banyak yang percaya bahwa di pantai inilah batu-batu granit tertua di Belitung berada," kata Mivtah.

Di atas lahan masif seluas 45 hektar, Arumdalu menampilkan 10 vila berdesain kontemporer. Semua bangunan dirancang menghadap laut dan pantai. "Kita bisa menemukan mangga, buah naga, selada, juga ketumbar di sini. Sesekali kita juga bisa menyaksikan monyet atau tupai berkeliaran di sekitar resor. Kami berusaha tidak mengganggu habitat mereka," tandas Mivtah. (rls/bas)

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post