Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
Wisata_Kuliner

Ariel Tatum Berhenti Konsumsi Nasi Agar Tidak Mudah Lelah

Ariel Tatum. (instagram)

Pakar gizi mengatakan, karbohidrat murni seperti nasi dan minuman manis jika dikonsumsi terlalu banyak dapat mengakibatkan rasa kantuk.

JAKARTA-KABARE.ID: Artis peran Ariel Tatum (21) mengaku sudah berhenti mengkonsumsi nasi karena karbohidrat yang terkandung di dalam nasi membuatnya cepat lelah.

“Karbo itu kan bikin cepat lelah ya, kayak habis makan nasi bawaanya pengin tidur, kayak ngantuk gitu kalau habis makan nasi,” kata Ariel di Jakarta, Kamis (17/5/2018), dikutip kompas.com.

Ariel mengatakan alasan tidak memakan nasi lantaran karbohidrat yang terkandung di dalam nasi bisa digantikan dengan makanan lainnya. “Kan kaya karbohidrat yang kalori dan gulanya tinggi banget dan enggak terlalu diperlukan sama tubuh kita gitu, lho. Jadi aku enggak makan nasi lagi,” ujanya.

Ia kemudian mengganti nasi dengan kentang atau roti yang banyak biji-bijianya, dan sayuran. Menurutnya, roti dan sayuran itu lebih sehat dan bikin kenyang lebih lama.

 

Nasi bikin ngantuk mitos atau fakta?

Nasi. (hellosehat.com)

 

Pakar gizi dari Omni Hospital, dr Nany Leksokumoro, MS, SpGK mengatakan, karbohidrat murni seperti nasi dan minuman manis jika dikonsumsi terlalu banyak memang dapat mengakibatkan rasa kantuk.

Pendapat senada juga disampaikan oleh dr A.R. Inge Permadhi, MS, SpGK dari Siloam Hospital. Menurut dr Inge, karbohidrat mengandung gula yang membuat perut cepat lapar. Makin cepat lapar, makin besar pula resiko mata akan terasa mengantuk.

“Lapar itulah yang membuat kita lebih mengantuk, karena gula lebih mudah dibawa oleh sel dan lebih cepat masuk ke dalam insulin,” kata dr Inge, dikutip detik.com.

Studi yang dilakukan oleh Kanazawa Medical University, Jepang menyimpulkan bahwa mengkonsumsi nasi bisa membantu mengatasi masalah kurang tidur. Studi tersebut melibatkan 2.000 responden, hasil serupa tidak didapatkan pada jenis karbohidrat lain seperti roti atau mi.

Para peneliti menyimpulkan bahwa nasi memiliki indeks glikemik (IG) tinggi. Makanan dengan IG tinggi diketahui dapat meningkatkan kadar protein yang disebut tryptophan. Protein ini biasanya digunakan oleh tubuh untuk membuat serotonin kimia otak, yang dikenal untuk menginduksi tidur. (bas)

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post