Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
KABAR

Aplikasi Ambon@ccess Diunduh oleh 1,182 Pengguna Dalam Satu Minggu

Wakil Wali Kota Ambon Syarif Hadler (kedua dari kiri) dan Presiden Direktur Valdo Group, Reza V. Maspaitella (kedua dari kanan). (Foto: dok. Ambon@ccess)

Aplikasi Ambon@ccess telah diunduh sebanyak 1182 kali pada pekan pertamanya sejak diluncurkan pada 27 April 2019.

MALUKU-KABARE.ID: Aplikasi Ambon@ccess telah diunduh sebanyak 1.182 kali dalam pekan pertamanya sejak diluncurkan pada 27 April 2019.

Saat ini aplikasi Ambon@ccess “katong pung aplikasi” telah diunduh sebanyak 1.700 kali per tanggal 25 Mei 2019 dengan pengguna aktif sekitar 1.614 pengguna, meningkat 30 persen sejak pekan pertama peluncurannya.

Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy mengatakan, pihaknya bangga banyak masyarakat yang menggunakan aplikasi Ambon@ccess. Menurutnya, di era digital saat ini, penting untuk menyadari perubahan untuk menumbuhkan perekonomian kota dengan mengutamakan produk-produk unggulan yang dihasilkan masyarakat untuk dapat diperdagangkan secara nasional bahkan internasional.

“Aplikasi Ambon@ccess hadir untuk mempersiapkan Kota Ambon menuju kota cerdas (Smart City) pada tahun 2020 mendatang. Inisiatif Pemerintah Kota Ambon Going Digital di tahun 2020 untuk menuju kota cerdas atau Smart City merupakan suatu visi untuk mengangkat Kota Ambon ke tingkatan yang lebih tinggi,” ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima Kabare, Senin (27/5).

“Aplikasi digital Ambon@ccess diharapkan dapat mendukung perekonomian Kota Ambon, bukan hanya dari aspek pelayanan publik, tetapi juga berbagai potensi kegiatan dunia usaha serta pengembangan sumber daya manusia menuju masyarakat cerdas, dengan tujuan mendukung Kota Ambon Go Digital,” sambung Richard.

Aplikasi Ambon@ccess memungkinkan UMKM setempat mendapatkan akses ke pasar domestik dan internasional dalam mempromosikan ‘harta karun yang terpendam’ dari kota Ambon. Harta karun itu bisa berupa produk-produk seni, budaya, makanan, kerajinan tangan dan destinasi-destinasi pariwisata. Aplikasi ini juga memungkinkan masyarakat untuk mencari akomodasi/hotel, restoran, dan event yang sedang berlangsung di Kota Ambon.

Selain itu, aplikasi Ambon@ccess telah membawa sebuah kebiasaan baru bagi masyarakat kota Ambon untuk bertransaksi secara cashless atau non-tunai. Sejak aplikasi Ambon@ccess diluncurkan pada 27 April 2019 lalu, semua fitur aplikasi yang ada sudah dapat digunakan sepenuhnya. Fitur yang paling banyak digunakan dalam aplikasi Ambon@ccess adalah transaksi pembelian pulsa prabayar.

“Suatu hal yang bagus, dan kami harapkan penggunaan secara aktif oleh masyarakat Kota Ambon dapat semakin meningkat,” kata Reza Valdo Maspaitella, President & CEO, Valdo Group, selaku pihak pengembang aplikasi Ambon@ccess. 

Reza menambahkan, dengan semakin banyak program-program yang dibuat bekerjasama dengan merchant-merchant di Kota Ambon, pihaknya yakin peningkatan pengguna aplikasi Ambon@ccess akan semakin signifikan. 

“Saat ini kami sudah memiliki 88 merchants yang bekerjasama dengan Ambon@ccess. Kedepannya, akuisisi merchants akan semakin diperluas dan akan menjadi kekuatan pertumbuhan perekonomian berbasis digital yang pertama di Timur Indonesia,” tandas Reza. (rls/bas)

 

*Berita ini pernah direvisi satu kali pada tanggal 28 Mei 2019

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post