Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
KABAR

Apartemen Basura Raih Penghargaan dari Kantor Imigrasi Jakarta Timur

Foto: dok. Synthesis Development

Apartemen Bassura City menerima piagam penghargaan dari Kantor Imigrasi Kelas I Jakarta Timur atas dukungan dalam melakukan operasi gabungan kepada Warga Negara Asing yang tinggal di apartemen mereka.

JAKARTA-KABARE.ID: Operasi yang dilakukan bersama antara pengelola Bassura City dan otoritas imigrasi Jakarta Timur ini memeriksa para Warga Negara Asing (WNA) yang tinggal di apartemen Bassura City.

“Sebagai apartemen pertama, dan sampai saat ini satu-satunya, di Jakarta Timur yang mendapat penghargaan ini tentunya kami bangga. Ini merupakan apresiasi kepada sikap kooperatif kami terhadap operasi gabungan,” tutur Esther Rinelda, General Manager Bassura City dalam siaran pers yang diterima Kabare.id, Jumat (30/11/2018).

“Sebulan sekali dan setiap ada WNA yang baru masuk, kita data dan informasikan ke imigrasi sebagai bentuk koordinasi,” tambahnya.

Piagam penghargaan tersebut diberikan di tengah berlangsungnya pengukuhan Tim Pengawasan Orang Asing (Tim Pora) tingkat kecamatan Kota Administrasi Jakarta Timur. Dibentuknya Tim Pora bertujuan meningkatkan pengawasan keimigrasian yang terkoordinasi terhadap orang asing hingga lingkup yang lebih kecil.

Baca juga: Finmas Dapatkan Sertifikasi ISO 27001:2013

Pengukuhan ini ditandai dengan penandatanganan piagam dari 10 Camat di wilayah Jakarta Timur, yang disaksikan langsung oleh Sekretaris Kota Jakarta Timur, Usmayadi, serta Bambang Sumardiono selaku Kepala Kantor Wilayah Kementrian Hukum dan HAM (Kemenkumham) DKI Jakarta.

Tim Pora akan dipimpin oleh Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Jakarta Timur dengan beranggotakan Camat dan Lurah serta Kapolsek dan Danramil.

Nasrudin Abu Bakar, Camat Jatinegara, menegaskan bahwa dengan dibentuknya Tim Pora akan memperkuat usaha peningkatan citra kecamatan Jatinegara serta Bassura City yang berada di dalamnya.

“Kita harus preventif, sehingga WNA yang ada di apartemen Bassura City bisa dideteksi secara jelas. Kita tidak ingin Bassura City menjadi kawasan yang jelek citranya, misalnya jika sampai ada peredaran narkoba, penipuan online, isu-isu prostitusi, dan sebagainya”. Ia pun memaparkan, lewat operasi gabungan sudah ada WNA di Bassura City yang dipulangkan. (rls/bas)

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post