Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
Komunitas

Ancaman Menteri Susi Buat Pengusaha Ikan Nakal yang Ubah Data Hasil Tangkapan

Foto: Dok. ANTARA FOTO/Media OOC 2018/Irsan Mulyadi/nym.

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengancam akan memperbolehkan kapal asing kembali masuk ke Indonesia, karena para pengusaha perikanan lokal masih nakal mengubah data hasil tangkapan.

JAKARTA-KABARE.ID: Menteri Susi menjelaskan, saat ini masih ada pengusaha kapal dengan ukuran 100 GT hanya melaporkan hasil tangkapan sebanyak 70 ton. Menurut dia, angka tangkapan itu tidak masuk akal dengan ukuran kapal yang besar.

“Ukuran 100 GT Cuma dapat 70 ton? Kalau menteri tidak tahu laut iya-iya saja. Saya besar hidup dari kecil di laut. Saya tidak punya kapal tangkap ikan, tapi saya tahu,” tegas dia dalam Forum Bisnis Ikan Tangkap di KKP, Jakarta, Kamis (31/1/2019).

Lebih lanjut, ia mengancam bila hasil tangkapan yang dilaporkan terus rendah, ia akan memperbolehkan kembali kapal asing melaut di Indonesia. Sebab, dengan adanya kapal asing maka pendapatan Negara bisa lebih jelas, dibandingkan dengan pengusaha yang tidak mau melaporkan hasil tangkapannya dengan jujur.

“Kalau (laporan) ini terus rendah, anda mau kapal asing kembali lagi? Saya buat peraturan baru, Thailand, Vietnam, China boleh masuk Indonesia dengan bayar sekian, boleh? Sepertinya separuh setuju, mungkin lebih baik dapat konsesi, uang sudah jelas,” kata Susi.

Maka dari itu, Susi meminta agar pengusaha tidak membohongi dirinya. Sebab ia mengaku mengerti betul kondisi perikanan Indonesia dan demi kebaikan para pengusaha untuk mendapatkan izin dengan waktu yang cepat.

“Mbok yo, buaya jangan dikadalin, kadal jangan dikadalin. Saya bekerja dengan sepenuh hati, komitmen penuh hati. Tapi setiap lihat angka (laporan kapal) apa kerja kamu Menteri KKP, semua hasil under reported,” tandas Susi. (zlf/bas)

 

Sumber: Detik.com

 

 

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post