Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
Pendidikan

Anak Korban Perundungan Berpotensi Tumbuh Tidak Optimal

Ilustrasi. Pixabay/geralt.

Anak-anak yang sering mengalami perundungan berpotensi mengalami keterlambatan pertumbuhan, baik dari sisi tumbuh kembang maupun kecerdasan.

JAKARTA-KABARE.ID: Beberapa penelitian berskala global mengaitkan jumlah anak pendek di suatu negara dengan status kesehatan dan kebahagiaan.

“Riset Riskesda 2013 menyebutkan, Bali merupakan provinsi anak dengan tinggi badan tertinggi di Indonesia, karena mayoritas anak-anaknya bahagia,” ujar Dr. Aman Pulungan, Sp.A(K) dalam acara diskusi media memperingati Hari Anak Nasional 2018 di Jakarta, Kamis (26/7/2018).

Selain kebahagiaan, tinggi badan anak juga dipengaruhi oleh banyak faktor, mulai dari keturunan, nutrisi, dan hormon pertumbuhan.

"Anak harus tidur cukup, sekitar 9 jam di malam hari. Ini penting karena hormon pertumbuhan dilepaskan saat anak tidur," ujar Dr. Aman.

Selain itu, anak juga harus mendapat cukup sinar matahari agar tidak kekurangan vitamin D, serta tidak kegemukan.

Ia mengatakan, ada rumusan yang bisa dipakai untuk memprediksi tinggi badan seorang anak, berdasarkan tinggi badan orangtuanya.

"Kalau anak lebih pendek dari orangtuanya pasti ada yang salah, apakah karena nutrisinya atau bisa juga ada gangguan hormon. Harus dicek," katanya. (bas)

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post