Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
Wisata_Kuliner

Ambon Extravaganza Sajikan Harta Karun Indonesia Timur

Presedir Valdo Group Reza V. Maspaitella (kanan) berfoto bersama Kepala Disparbud Kota Ambon Rico Hayat, Wakil Wali Kota Ambon Syarif Hadler, dan CEO Access Digital Frontier Angelique. (Foto Kabare)

Ambon Extravaganza akan dimeriahkan pertunjukan seni dan budaya tradisional. Salah satunya adalah pesta rakyat yang menyajikan makanan tradisional dan juga alunan musik dari alat musik tradisional khas Ambon.

JAKARTA-KABARE.ID: Pemerintah Kota Ambon akan menggelar ajang pariwisata berbalut seni budaya selama satu bulan penuh bertajuk “Ambon Extravaganza”. Kegiatan ini akan digelar pada 27 April – 4 Mei 2019.

Terlaksana berkat kerja sama dengan Valdo Group, ajang ini juga digelar dalam rangka peluncuran aplikasi smartcity Ambon@ccess, yang dikembangkan oleh Access Digital Frontier, salah satu anak perusahaan Valdo.

“Ambon Extravaganza akan menjadi salah satu pegelaran budaya dan seni yang mengangkat nuansa Ambon dengan membawa ciri khasnya,” ujar Presiden Direktur Valdo Group, Reza V. Maspaitella dalam acara perkenalan Ambon Extravaganza dihadapan Duta Besar, perwakilan pemerintah, dan pimpinan perusahaan di Jakarta, Kamis (28/3/2019).

Sementara itu, Wakil Wali Kota Ambon Syarif Hadler saat memberikan kata sambutan mengatakan bahwa Pemerintah Kota Ambon siap menjadi tuan rumah yang baik dan siap menerima saran untuk kemajuan kota Ambon. "Atas nama Pemerintah Kota Ambon, saya mengundang para wisatawan untuk berkunjung ke Ambon dan melihat potensi yang ada melalui pagelaran Ambon Extravaganza. Kami siap jadi tuan rumah yang baik dan siap menerima saran untuk kemajuan Kota Ambon yang lebih baik," ujarnya.

Baca juga: Alunan Gamelan Iringi Peragaan Busana di Moskow

Salah satu rangkaian acara Ambon Extravaganza adalah mengangkat pesta rakyat Ambon, yang dituangkan dalam lomba kora-kora (perahu besar tradisional) di selat Ambon. Uniknya dalam pesta rakyat ini, masyarakat sekitar akan menyajikan makanan khas Ambon dan juga alunan musik dari alat musik tradisional khas Ambon.

Ada juga festival jalanan yang menampilkan tarian tradisional, musik-musik tradisional (dengan alat tradisional), marching band anak-anak sekolah dan TNI, parade pakaian tradisional, becak, sepeda, mobil hias, hingga masakan tradisional.

"Ambon Extravaganza akan mengangkat 'Harta Karun' Kota Ambon yang sempat terbenam. Kita dari pemerintah kota bersyukur, budaya-budaya yang langka dimunculkan kembali. Harapannya, Ambon Extravaganza menjadi acara tahunan yang ditunggu-tunggu oleh wisatawan dan juga masyarakat lokal," ujar Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Ambon, Rico Hayat. 

Festival ini juga dijadikan ajang kampanye kebersihan, dimana akan diadakan program bersih-bersih pantai dan fasilitas umum lainnya. Tidak kalah menarik adalah workshop mengenai daur ulang sampah dan manfaat pengadaan air bersih. Dalam kesempatan ini, wisatawan juga dapat menyumbangkan pohon dan menanamnya di beberapa lokasi di Kota Ambon. 

Baca juga: Konser Gamelan dan Tari Indonesia Pukau Publik Wellington

Kemeriahan tidak hanya sampai di situ, akan ada juga promosi paket wisata dan akomodasi Kota Ambon, serta Great Sale di pusat perbelanjaan Kota Ambon selama bulan Mei 2019. Akan ada juga Ambon Young Enterpreneur Bootcamp, sebuah kegiatan untuk mempersiapkan enterpreneur muda asal Ambon menjadi masyarakat global yang siap bersaing di era transformasi digital.

Demi mengangkat talenta putra-putri Ambon di bidang tarian dan tarik suara, Ambon Extravaganza juga akan menggelar lomba sanggar tari dan menyanyi tingkat Kota Ambon. Nuansa kompetisi juga akan terasa di lomba fotografi bertemakan “Ambon Hidden Treasures”, di mana para peserta dituntut untuk membidik “harta Karun” berupa keindahan kota, alam, seni dan budaya Ambon dalam cerita yang penuh arti. Masyarakat dan wisatawan juga diajak untuk berpartisipasi melakukan “voting” menggunakan aplikasi Ambon@ccess untuk pilihan foto-foto yang akan masuk Top 20.

Puncaknya akan digelar Pattimura Music Festival, sebuah pertunjukan musik dari berbagai genre oleh musisi-musisi asal Ambon. Musisi top yang akan tampil antara lain Glenn Fredly dan Ruth Sahanaya. Festival musik ini akan dikemas dalam bentuk tematik cerita “Pattimura Muda” yang siap menjadi bagian dari masyarakat global dan siap bertarung di era digital. Dituangkan lewat musik untuk memposisikan Kota Ambon sebagai City of Music.

Terkait kehadiran aplikasi Ambon@ccess dalam memeriahkan ajang Ambon Extravaganza, CEO Access Digital Frontier Angelique mengatakan bahwa sebelum era digital, wisatawan melakukan travelling dengan cara manual dan harus menyiapkan banyak uang di dompet. "Kini, wisatawan tidak perlu lagi kesulitan membeli tiket atau melakukan transaksi dengan cashless. Kehadiran akses digital di Kota Ambon, diharapkan akan memberikan kemudahan bagi para turis dan juga masyarakat setempat," ujarnya. (bas)

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post