Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
Komunitas

Ambon Clean City Day, Upaya Membangun Rasa Cinta Lingkungan

Sejumlah peserta berfoto bersama di acara Ambon Clean City Day. (Foto: dok. Valdo)

Sekitar 200 peserta ikut berpartisipasi dalam acara bersih-bersih di kota bertajuk “Ambon Clean City Day”, Jumat 3 Mei 2019.

JAKARTA-KABARE.ID: Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy mengatakan bahwa Ambon Clean City Day merupakan salah satu rangkaian kegiatan yang tergabung dalam Ambon Extravaganza.

“Kegiatan ini dilaksanakan untuk menyatukan komunitas, masyarakat, anak-anak sekolah dan individu sebagai relawan dengan gotong royong dan semangat untuk menjadikan Kota Ambon yang lebih bersih dan sehat,” ujar Richard Louhenapessy dalam keterangan resmi yang diterima Kabare.id, Jumat (3/5).

Ada tiga lokasi utama yang dibersihkan dalam kegiatan ini, yakni Pantai Namalatu, Pantai Pintu Kota dan Pantai Muara Wai Ruhu.  Selain ketiga tempat itu, beberapa peserta juga membersihkan selokan, dan jalan.

Selain kegiatan bersih-bersih, juga dilakukan penanaman 1.000 bibit pohon di ketiga lokasi tersebut. Pantia juga memberikan bibit pohon bagi masyarakat setempat dan sekolah-sekolah SD sampai dengan SMA di Kota Ambon.   

Sejumlah peserta berfoto bersama di acara Ambon Clean City Day. (Foto: dok. Valdo)


Dalam Ambon Clean City Day ini, akan berlangsung juga Workshop dengan tema “Pemilahan Sampah di Lingkungan Anda untuk Dijadikan Bank Sampah”. Acara tersebut diikuti oleh 80 peserta, terdiri dari camat, lurah, komunitas, serta Ibu-ibu PKK Kota Ambon yang berlangsung di Café 27, Pattimura Park. 

“Pemerintah Kota Ambon menyadari pentingnya untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat akan masalah sampah, yang selama ini terasa mengendor,” kata Richard.

Lebih lanjut Richard mengatakan bahwa melalui kegiatan Ambon Extravaganza, bersama-sama dengan masyarakat di kota Ambon, penyelenggaraan kegiatan Ambon Clean City Day diharapakn dapat mendorong masyarakat untuk peduli dan sadar terhadap pentingnya menjaga dan memelihara kebersihan di lingkungan.

“Serta bagaimana masyarakat setempat dapat mulai memilah sampah-sampah yang mereka hasilkan dan menjadikannya bank sampah atau memiliki nilai ekonomis,” lanjut Richard.

Baca juga: Tol Trans Jawa Akan Diberlakukan Satu Arah untuk Mudik 2019

Kegiatan workshop tersebut terjalin berkat kerja sama antara Pemerintah Kota Ambon, Valdo Group dan Indonesian Plastic Recyclers (IPR). Kegiatan ini digelar untuk mengajak dan memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai bagaimana memberdayakan bank sampah dilingkungan setempat. 

Pada tahun 2015, jumlah bank sampah di Indonesia mencapai 1.172 unit. Jumlah itu kemudian meningkat di tahun 2017, menjadi 5.244 unit dan tersebar di 34 Provinisi dan 219 kabupaten/kota di Indonesia.

“Program bank sampah ini sudah ada di Kota Ambon, namun masyarakat belum melakukan pemilahan sampah secara maksimal.. Program bank sampah yang kami ingin terapkan di Kota Ambon ini diharapkan bisa mengubah paradigma masyarakat untuk memaknai sampah sebagai sesuatu yang mempunyai nilai untuk dimanfaatkan kembali sekaligus mengurangi sampah di kota Ambon,” kata Reza Valdo Maspaitella, President & CEO, Valdo Group.

Sejumlah peserta terjun ke pantai untuk melakukan bersih-bersih di acara Ambon Clean City Day. (Foto: dok. Valdo)


Pada bank sampah, sampah organik akan didaur ulang menjadi kompos, sementara sampah non-organik akan diolah kembali agar bisa bermanfaat secara ekonomis.  Keberadaan bank sampah diharapkkan dapat memberikan solusi terbaik dalam pegurangan sampah di Kota Ambon.

“Dengan adanya workshop yang dipaparkan oleh Indonesian Plastic Recyclers ini dapat membangun tata kelola daur ulang sampah di Kota Ambon sebagai pembangunan nilai budaya bersih, peduli bagi lingkungan hidup yang pada akhirnya membawa dampak nilai ekonomis bagi masyarakat sendiri,” tambah Reza.

Sekaranglah waktu yang tepat bagi Kota Ambon, untuk terus melestarikan serta menjaga lingkungan yang nyaman, bersih dan asri, dan kita dapat meletakan fondasi untuk menjadikan ini sebagai langkah awal menuju masyarakat berbudaya bersih dan sehat. (bas)

 

 

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post