Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
KABAR

Alat Pendeteksi Banjir di Wasior Rusak

Foto: Kabartimur.com

Padahal peralatan tersebut sangat penting, mengingat Kabupaten Teluk Wondama terutama Wasior dan sekitarnya merupakan daerah rawan banjir.

WASIOR – KABARE.ID: Sistem peringatan dini banjir yang telah dipasang pada beberapa sungai/kali besar di Wasior, Kabupaten Teluk Wondama dan sekitarnya mengalami kerusakan.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat beberapa sungai besar seperti Kali Anggris, Kali Sanduai, Kali Rado dan Kali Manggurai sudah dipasangi dengan alat pendeteksi banjir. Pemasangan sistim peringatan dini banjir dilakukan pasca banjir bandang dashyat yang menerjang Wasior pada 2010 silam.

“Dulu pasca banjir bandang 2010 di beberapa kali sudah dipasang alat EWS (early warning system). Tapi peralatan itu sekarang sudah tidak berfungsi lagi karena rusak oleh banjir tetapi juga karena sengaja dirusak,” ungkap Sekretaris BPBD Teluk Wondama Yance Pesurnai dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi C DPRD di gedung dewan di Isei, baru-baru ini.

Yance menyebut kerusakan alat pendeteksi banjir terjadi lantaran kurangnya perawatan. Dia mengakui, perawatan terhadap peralatan sistim peringatan dini bencana itu jarang dilakukan karena kekurangan anggaran. “Perawatan terakhir pada 2015,” ucap mantan Kabid pada Satpol PP ini.

Terkait hal itu, Komisi C meminta BPBD agar merencanakan kembali penganggaran untuk pengadaan peralatan sistim peringatan dini banjir termasuk anggaran perawatan.

“Diprogramkan lagi saja kemudian dimunculkan dalam Musrenbang 2020 nanti kami Komisi C akan mengawal itu karena alat itu penting sebab kita ini tinggal di daerah rawan banjir,” ujar Edi Renmaur, anggota Komisi C dari Partai Hanura. (*)

 

Sumber: Kabartimur.com

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post