Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
KABAR

Akan Tampil di Pekan Kebudayaan Nasional 2019, ini 5 Fakta Menarik Barasuara yang Perlu Kamu Ketahui

Personel grup musik Barasuara. (Ist)

Salah satu faktanya adalah, Iga Massardi personel Barasuara selalu tampil mengenakan batik. Menurutnya, orang Indonesia harus bisa melestarikan produk budayanya sendiri.

JAKARTA - KABARE.ID: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI akan menggelar Pekan Kebudayaan Nasional 2019 di Istora Senayan, Jakarta, pada 7-13 Oktober 2019. Selain menampilkan sejumlah pertunjukkan kebudayaan Indonesia, festival ini juga akan menyuguhkan hiburan musik yang menarik dari sederet musisi kenamaan Tanah Air.

Salah satu grup musik yang akan tampil adalah Barasuara. Grup yang digawangi Iga Massardi, Gerald Situmorang, Marco Steffiano, TJ Kusuma, Asteriska Widianti dan Putri Chitara, ini akan tampil di Panggung Kaebauk pada hari pertama.

Sebelum menyaksikan penampilan memukau dari mereka, berikut 5 fakta menarik tentang Barasuara yang perlu kamu ketahui:

Asal mula nama Barasuara

Iga mengungkap, awalnya ia tak tahu akan menyematkan nama apa pada grupnya tersebut. Karena tak mau terlalu filosofis, tercetuslah nama Bara ketika latihan. Namun, setelah ditelusuri, ternyata ada beberapa band yang memiliki nama sama.

Pencarian pun berlanjut dengan ide menambahkan kata lain setelah Bara. Ditemukanlah Baranada yang pada akhirnya kembali ditolak. Perumusan nama terhenti usai menemukan kata “Suara” dan jadilah Barasuara. Meski tak memiliki filosofi, padanan kata tersebut dinilai bagus menurut Iga.

Iga Massardi kerap memakai batik

Iga jadi personel Barasuara yang paling menonjol saat manggung. Ia selalu tampil rapi mengenakan batik. Menurutnya, orang Indonesia harus bisa melestarikan produk budayanya sendiri.

Asteriska Widianti jago main hula hoop

Selain memiliki suara yang merdu, vokalis cantik Barasuara Asteriska ternyata juga memiliki kemampuan lain, yakni jago memainkan hula hoop. Selain itu, ia juga gemar berpelesir ke berbagai tempat menarik.

Kerap pakai lirik sastra dalam lagunya

Sebagian besar lirik lagu Barasuara diciptakan oleh Iga. Banyak orang yang menganggap lirik yang tersemat begitu indah dan puitis. Usut punya usut, hal tersebut ternyata tak lepas dari pengaruh ayah Iga yang merupakan sastrawan terkenal, Yudhistira ANM Massardi. Sejak kecil, Iga begitu dekat dengan karya sastra.

Memilih jalur indie

Meski tengah naik daun, Barasuara tak tertarik pindah jalur. Mereka tetap berada di jalur indie dengan idealisme masing-masing. Dengan begitu, mereka tetap bisa berkarya dengan hati dan kreatif tanpa ada batasan.

Itulah tadi lima fakta tentang Barasuara. Jadi, siapkan diri untuk bersenang-senang dengan Barasuara di Pekan Kebudayaan Nasional 2019? (*)

Basakoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post