Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
Wisata_Kuliner

Air Terjun Kwai di Wondama yang Bertingkat Layaknya Candi

Foto: Kabartimur.com

Kendati tingginya hanya sekitar 15 meter dan lebar sekitar 8 meter, air terjun ini memiliki keunikan bertingkat dengan susunan batuan menyerupai candi.

WASIOR – KABARE.ID: Kampung Dusner di Distrik Kuri Wamesa, Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat menyimpan pesona alam yang menakjubkan. Salah satunya adalah Air terjun Kwai yang memiliki lima tingkat.

Alhasil, air yang mengalir menyelusuri tingkatan itu menciptakan butiran bewarna terang layaknya kristal salju yang jatuh dari langit. Terlebih kawasan di sini juga masih asri yang membuat Anda betah berlama – lama di sana.

“Air terjun ini sungguh luar biasa. Sangat indah dan rasanya tidak ingin pulang,” puji Veybie Simbar, warga kota Wasior saat berkunjung ke Air Terjun Kwai, belum lama ini.

Veybie berharap pihak pengelola melengkapi air terjun Kwai dengan fasilitas yang dibutuhkan seperti tempat beristirahat dan rumah makan agar para pengunjung bisa nyaman datang ke objek wisata itu.

“Jalan masuk diperhatikan dan tambah fasilitas lagi, pasti akan menambah minat dari pengunjung untuk datang ke sini,” ujar perempuan berdarah Manado yang juga istri Sekretaris Daerah Teluk Wondama itu.

Baca juga: Pembangunan Tower BTS di Kabupaten Teluk Wondama

Menurut warga setempat, Air Terjun Kwai terdiri atas dua titik. Satu titik berada di bagian atas, yang kabarnya ukurannya jauh lebih besar dibandingkan dengan di bagian bawah yang sudah dibuka untuk umum. Letaknya yang masih susah dijangkau membuat lokasi di bagian atas belum bisa dibuka untuk umum.

“Rencana tahun depan kita buat trap (tangga naik) ke atas karena di bagian atas yang lebih besar dan lebih bagus dari ini,” ujar Simon Imburi, Bendahara Kelompok Agrowisata Waki, selaku pengelola air terjun Kwai.

Letak air terjun Kwai sendiri berjarak kurang lebih 4Km dari Kampung Dusner. Belum ada jalan darat yang dibuka khusus menuju tempat indah ini, sehingga pengunjung harus menjangkaunya melalui jalur laut menggunakan perahu selama kurang lebih 7 menit dari pelabuhan Dusner.

Dari arah laut, perahu lantas masuk dari arah muara Kali Kwai sejauh kurang lebih 500 meter, menyusuri kali yang dipenuhi tanaman mangrove yang lebat. Selanjutnya berjalan kaki sekitar 500 meter melalui jalan setapak.

Sepanjang jalan menuju air terjun, Anda akan dipayungi oleh pohon – pohon besar yang rindang dan ditemani kicauan burung – burung hutan.

Baca juga: Pariwisata Teluk Wondama Dilirik Turis Asing

Meski berada di dalam hutan, destinasi wisata satu ini telah dilengkapi dengan pondk untuk beristirahat, spot selfie, sarana MCK, dan restoran sederhana. Dikutip dari Kabartimur.com, Senin (18/11/2019), anggaran untuk pembangunan fasilitas tersebut bersumber dari bantuan Kementerian Desa dan PDT.

Untuk masuk ke kawasan ini, setiap pengunjung dipungut tiket sebesar Rp10 ribu per orang. Dana itu dikelola oleh kelompok Argowisata Waki yang bernaung di bawah pemerintah kampong Dusner.

“Rencananya tahun depan kami bangun jalan (dibuat beralas beton) masuk 150 meter lagi pakai dana desa kampong Siwosawo (nama lain kampong Dusner),” ujar Simon.

Dinas Pariwisata Kabupaten Teluk Wondama telah menetapkan Air Terjun Kwai sebagai salah satu destinasi wisata. Rencananya tahun 2019, destinasi wisata itu akan dibuka jalan darat dari arah kampong Dusner menuju air terjun Kwai. (*)

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post