Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
Wisata_Kuliner

Agenda Seru di Natuna Sepanjang Tahun 2019

Foto: Kemenpar

Natuna mulai bersiap mendatangkan wisatawan mancanegara dengan menghadirkan atraksi-atraksi yang dipadukan dengan keindahan alam dan budaya yang luar biasa.

KEPRI-KABARE.ID: Sebagai daerah yang berada di cross border, wisatawan asal Singapura dan Malaysia menjadi target utama Natuna, Kepulauan Riau. Untuk itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna telah mempersiapkan sejumlah agenda seru untuk menjaring wisatawan.

Terdekat pada 5 Mei 2019, ada Festival Semarak Lebaran dengan dua sub event, yakni Festival Musik Sahur dan Festival Lampu Colok/Litou. Keduanya menjadi tradisi yang mewakili nuansa religi Natuna.

Bulan berikutnya, sepanjang Juli ada dua agenda besar, yakni Festival Pulau Senua dan Sail To Natuna. Festival Pulau Senua digelar pada 16 Juni 2019 dengan sembilan sub event, yakni lomba kolek, fotografi, renang, kuliner, dan lomba bercerita. Ada juga acara inflantasi karang, aksi bersih, festival layang-layang, dan lomba voli pantai.

Sementara, Sail To Natuna adalah program untuk mengekplorasi potensi bahari Natuna yang dikolaborasi dengan kearifan lokal. Sejumlah sub eventnya antara lain: penyambutan yacht, atraksi dan parade kesenian, serta city tour.

Kuat dengan akar melayu, Natuna pun punya kesenian tradisional mendu, semacam sandiwara dengan kisah tentang raja-raja dari Antapura, Langkadura, dan Antasina. Natuna juga memiliki kesenian alu yang punya nada-nada unik, apalagi dikombinasi syair indah.

Baca juga: Pangandaran Punya Destinasi yang Mirip Tegalalang di Bali

Kemudian ada Fun Fouristic Festival yang digelar pada 27 Juli hingga 1 Agustus 2019. Festival ini menampilkan enam sub event, yakni: Festival lagu Melayu, band, burung, gasing, nyuluh dan Festival Layang-layang.

Warna lain pun ditunjukan Natuna melalui pameran yang digelar pada 6-12 Oktober 2019. Sebut saja Pameran Pembangunan Natuna, Seminar Workshop Pariwisata, hingga Festival Lagu Dangdut.

Agenda juga dikuatkan dengan warna sport tourism melalui Natuna Marathon 15KM, Mount Bike/Fun Bike, dan ditutup dengan Lomba Foto Geopark Natuna pada 30 November 2019.

Baca juga: Berburu Ombak Setinggi 10 Meter di Krui World Surfing 2019

“Parade event memang baru start pertengahan 2019, tapi Natuna tidak kehilangan eksotisnya. Tetap ada banyak atraksi yang bisa dinikmati dari awal tahun 2019,” ujar Kabid Pemasaran Area II Asdep Pengembangan Pemasaran I Regional I Kemenpar Kiagoos Irvan Faisal dalam keterangan resmi, Senin (7/1/2019).

Menurutnya, Natuna ini memiliki banyak destinasi terbaik, termasuk geoparknya yang akan didorong menjadi level dunia. Selain geopark, Natuna juga menawarkan banyak atraksi.  

Sebut saja, destinasi Pantai Batu Kasah, Batu Sindu, Pantai Sisi, Alif Stone Park, juga Pulau Senua. Ada juga destinasi Selemot di Desa Setengar, Pantai Tanjung, Pantai Teluk Buton, Pantai Sahi, Air Terjun Gunung Ranai, hingga Masjid Agung Natuna yang arsitekturnya terinpirsi dari Taj Mahal India.

Natuna juga menawarkan aksesibilitas dan amenitas yang mudah. Wilayah Natuna bisa digapai dari jalur udara dan laut. Untuk jalur udara, wisatawan bisa memakai pesawat dari Batam ke Bandara Renai di Natuna. Maskapai yang melayani rute ini Lion Air dan Wings Air. Poros laut ada kapal ferry dari Tanjung Pinang dan Pontianak.

Menteri Pariwisata Arief Yahya memuji keseriusan Natuna memajukan sektor pariwisata. “Natuna luar biasa. Atraksi dan aksesibilitasnya mudah. Amenitasnya juga banyak pilihannya, yang jelas harganya ramah. Jangan lupa, Natuna ini juga terkenal dengan kulinernya. Ada banyak kuliner yang bercita rasa tinggi di sana,” tuturnya. (bas)

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post