Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
BISNIS

80 Ton Buah Tempayang Diekspor ke Tiga Negara

Foto: Istimewa

Buah tempayang dipercaya masyarakat memiliki berbagai khasiat, diantaranya biasa digunakan sebagai obat panas dalam pada balita, obat batuk akut, radang tenggorokan, bahkan dapat meningkatkan kesuburan.

JAKARTA - KABARE.ID: Masa pandemi membawa angin segar bagi buah tempayang (Fismiana affinis), pasalnya jika sebelumnya hanya diminati pasar domestik kini buah dalam bentuk kering berwarna kecoklatan seperti biji melinjo itu laris di pasar ekspor.

Kementerian Pertanian melalui Karantina Pertanian Belawan mencatat dari data pada sistem perkarantinaan, IQFAST sepanjang Januari hingga Juni 2020, sebanyak 80 ton buah tempayang senilai Rp2 miliar telah diekspor ke tiga negara, masing-masing Malaysia, Vietnam dan India.

"Tren permintaan fasilitasi ekspor komoditas ini terus meningkat setelah perdana di ekspor di masa pandemi," kata Kepala Karantina Pertanian Belawan, Hasrul melalui keterangan tertulisnya, Kamis (8/9/2020).

Menurut Hasrul, sebagai komoditas baru pihaknya melalukan serangkaian tindakan karantina guna memastikan kesehatan dan keamanan buah tempayang sesuai dengan persyaratan masing-masing negara tujuan.

Hasrul menyebutkan persyaratan ini dapat juga lihat pada website International Plant Protection Convention (IPPC). " Tindakan pemeriksaan dilakukan dengan pengambilan sampel untuk dilakukan pemeriksaan laboratorium. Selanjutnya pemeriksaan sanitasi gudang penyimpanan dan kontainer juga tak luput dari mitigasi Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT)" Ujar Hasrul  

Ketelusuran produk kata Hasrul dilakukan, guna memastikan komoditas buah tempayang telah ditangani dengan baik.

Khasiat Buah Tempayang

Buah tempayang dipercaya masyarakat  memiliki  berbagai khasiat, diantaranya biasa digunakan sebagai obat panas dalam pada balita, obat batuk akut, radang tenggorokan, bahkan dapat meningkatkan kesuburan.

"Di daerah lain, ada juga yang menyebutnya sebagai kembang semangkuk.  Dalam kondisi pandemi saat ini, informasi khasiat buah ini pun sampai ke negara lain sehingga mulai menjadi primadona komoditas ekspor baru," unkap Hasrul. (*)

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post