Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
BISNIS

50 Persen Unit Synthesis Homes Laku Gara-gara Dekat Stasiun MRT

General Manager Synthesis Development, Imron Rosyadi. (Foto: Kabare.id/ Baskoro DIen)

Kehadiran MRT menjadi nilai tambah bagi pengembang yang mendirikan hunian di sekitar Stasiun MRT.

JAKARTA-KABARE.ID: Mulai beroprasinya MRT Jakarta menjadi nilai tambah bagi Synthesis Homes, proyek terbaru Synthesis Development yang terletak di Jl. Purnawarman Pisangan Ciputat Timur, Tangerang Selatan. 

General Manager Synthesis Development, Imron Rosyadi mengatakan, lokasi Synthesis Homes yang hanya 2km dari Stasiun Lebak Bulus membuat nilai jual proyek baru ini sangat baik. Pada tahap pertama, 50 persen dari 72 unit Synthesis Homes yang dipasarkan sudah terjual. Padahal penjualan unit baru dibuka sekitar 10 hari.

“Ini tidak terlepas dari kehadiran Stasiun MRT Lebak Bulus yang dekat dengan lokasi Synthesis Homes. Sejak beroprasinya MRT, kawasan di sekitar Lebak Bulus, Ciputat, dan sekitarnya tumbuh. Imbasnya juga dirasakan oleh Synthesis Homes,” ujar Imron dalam konferensi pers di Synthesis Residance Kemang, Kamis (2/5).

Synthesis Homes sendiri akan dibangun sebanyak 267 unit dengan dua tipe, yakni Paras (6x10m, luas tanah 60m, luas bangunan 73m), serta Candi (6x12m, luas tanah 72m, luas bangunan 91m). Unit-unit tersebut memiliki dua lantai dan smart home ready seperti CCTV, switch lampu dan AC otomoatis.

Selain dekat dengan moda transportasi anyar tersebut, lanjut Imron, lokasi Synthesis Homes juga dekat dengan pusat bisnis di TB Simatupang, pusat perbelanjaan seperti Pondok Indah Mall, pusat kesehatan (RSUP Fatmawati), dan lembaga pendidikan seperti Jakarta International School.   

Kelebihan lainnya adalah, kehadiran fasilitas layaknya apartemen seperti empat taman tematik (Green Park, Edu Park, Sport Park, dan Fun Park), kolam renang, gym dan sauna.

Unit-unit Synthesis Homes dijual mulai Rp1 miliar. (bas)

 

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post