Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
Wisata_Kuliner

5 Manfaat Madu Bagi Kesehatan Tubuh

Madu dan lebah. (Pixabay)

Dalam berbagai budaya selama berabad-abad, Madu telah digunakan dalam banyak keperluan pengobatan. Salah satu yang paling dikenal adalah penggunaan madu sebagai obat pencernaan dan ketidakseimbangan pada tubuh.

JAKARTA - KABARE.ID: Madu adalah salah satu makanan yang sering dikaitkan dengan berbagai manfaat kesehatan. Dalam berbagai budaya selama berabad-abad, cairan manis ini telah digunakan dalam banyak keperluan pengobatan. Salah satu yang paling dikenal adalah penggunaan madu dalam pengobatan Ayurveda sela sebagai obat pencernaan dan ketidakseimbangan pada tubuh.

Sebuah temuan yang dipublikasikan dalam Iranian Journal of Basic Medical Sciences tahun 2013 juga menunjukkan bahwa madu telah digunakan oleh manusia sejak 8.000 tahun lalu. Hingga masa kini pun, madu masih dipercaya punya banyak manfaat untuk tubuh. Tapi, apa saja manfaat dari madu yang sudah terbukti secara ilmiah? Berikut 5 manfaat madu yang baik bagi tubuh.

1. Sumber Energi

Madu merupakan cairan kental manis yang dibuat oleh lebah. Lebah mengumpulkan gula dari nektar bunga di lingkungannya. Produk akhirnya adalah madu, yaitu cairan yang berfungsi sebagai cadangan makanan untuk lebah.

Merangkum dari Healthline, secara nutrisi, satu sendok makan madu mengandung 64 kalori dan 17 gram gula termasuk fruktosa, glukosa, maltosa, dan sukrosa. Kandungan tersebut membuat madu menjadi sumber energi yang baik.

Glukosa dalam madu dapat diserap oleh tubuh dengan cepat dan memberikan dorongan energi langsung. Sementara itu, fruktosa memberikan energi berkelanjutan karena diserap lebih lambat. Madu juga terbukti mampu menjaga kadar gula darah cukup konstan dibandingkan dengan jenis gula lainnya.

2. Mengobati batuk

Sebuah studi tahun 2012 yang terbit dalam Journal Pediatrics menemukan bahwa konsumsi dua sendok teh madu bisa membantu menyembuhkan batuk yang membandel. Hal ini diketahui karena sifat anti-mikroba dalam madu yang bisa membunuh bakteri tertentu. Penelitian lain yang melibatkan 139 anak menemukan bahwa madu dapat meredakan batuk di malam hari dan meningkatkan kualitas tidur dibanding obat batuk anak.

Merangkum dari CNN, penelitian lain di Italia dan Israel juga menunjukkan hasil serupa meski menggunakan jenis madu yang berbeda. Meski begitu, madu tidak boleh diberikan pada anak berusia di bawah satu tahun. Ini karena sistem pencernaan bayi tidak dapat mengatasi kontaminasi dalam madu.

3. Membuat tidur makin nyenyak

Jika Anda sulit tidur, tak ada salahnya mengonsumsi madu. Melansir dari NDTV Food, madu dapat melepaskan serotonin. Oleh tubuh, serotonin akan dibuah menjadi melatonin, senyawa kimia yang mengatur kualitas tidur. Anda bisa menambahkan satu sendok teh madu ke dalam segelas susu hangat atau secangkir teh.

4. Membantu penyembuhan luka dan luka bakar

Pengobatan madu topikal untuk menyembuhkan luka dan luka bakar telah dilakukan sejak zaman Mesir Kuno. Hal ini juga didukung dengan 26 penelitian yang menunjukkan hasil serupa.

Dalam sebuah tinjauan terhadap 26 penelitian tersebut ditemukan, madu paling efektif untuk menyembuhkan luka bakar dan luka parsial yang terinfeksi setelah operasi. Satu studi melaporkan tingkat keberhasilan 43,3 persen dengan madu sebagai perawatan luka.

Dalam penelitian lain, madu topikal menyembuhkan 97 persen pasien dengan luka diabetik. Para peneliti percaya, khasiat penyembuhan madu berasal dari sifat antibakteri dan anti-inflamasi serta kemampuannya untuk memelihara jaringan di sekitarnya.

5. Menghilangkan ketombe

Sebuah studi yang dipublikaskan pada European Journal of Medical Research tahun 2001 menemukan madu bisa membantu menghilangkan ketombe. Studi ini menggunakan madu yang diencerkan dengan air hangat ke area yang bermasalah dan mendiamkannya selama tiga jam sebelum dibilas. Hasilnya, para responden melaporkan berkurangnya rasa gatal dan kerak ketombe dalam waktu satu minggu.

Tak hanya itu, kerang di kulit kepala sembuh dalam dua minggu dan pasien bahkan menunjukkan pengurangan rambut rontok. (*)

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post