Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
Komunitas

268 Penyandang Disabilitas Bakal Bekerja di Sektor Garmen dan Alas Kaki

Ilustrasi: Pixabay

Sebanyak 268 penyandang disabilitas mengikuti Diklat 3in1 (pelatihan, sertifikasi, dan penempatan kerja) di Balai Diklat Industri Kementerian Perindustrian dan sejumlah perusahaan. Setelah lulus, mereka akan ditempatkan bekerja di 11 perusahaan sektor industri garmen dan alas kaki di Pulau Jawa.

SURAKARTA-KABARE.ID: Peserta Diklat 3in1 kali ini terdiri dari 204 disabilitas sensorik rungu wicara, 39 disabilitas fisik, dan 25 disabilitas intelektual. Mereka yang mengikuti diklat akan mendapatkan sertifikasi kompetensi oleh Lembaga Sertifikasi Profesi sesuai bidangnya. Selanjutnya, pada lulusan diklat akan ditempatkan bekerja di perusahaan sektor industri garmen dan alas kaki.

“Diklat ini merupakan tindak lanjut dari implementasi Nota keseoahaman yang saya tandatangani bersama Bapak Mensos (Menteri Sosial), akhir Desember lalu,” kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto di Akademi Komunitas Tekstil dan Produk Teksil, Surakarta, Jawa Tengah, Kamis (31/1/2019).

Baca juga: Candi Borobudur Punya Jalur Khusus Disabilitas

Peserta diklat alas kaki di Balai Diklat Industri (BDI) Yogyakarta yang diikuti 103 orang, akan ditempatkan bekerja di PT. Wangta Agung Surabaya sebanyak 34 orang, PT. Ecco Indonesia Sidoarjo (10 orang), PT. Dwi Prima Sentosa, Ngawi (19 orang), PT. Pradipta Makmur, Jombang (26 orang), dan UD. Teratai, Tuban sebanyak 14 orang.

Kemudian, peserta diklat garmen di BDI Surabaya, BDI Jakarta, dan Akademi Komunitas Industri tekstil dan produksi tekstil Solo, yang diikuti 165 orang akan ditempatkan bekerja di PT. Laspo Boyolali sebanyak 20 orang, PT. Sri Rejeki Isman Sukoharjo (30 orang), PT. Cahaya Global Apparel Boyolali (20 orang), PT. Globalindo Intimates Klaten (55 orang), PT. Juni Safaritex Boyolali (20 orang), dan PT. Jaya Perkasa Textile Sukuharjo sebanyak 20 orang.

Baca juga: Kemenperin-Kemensos Latih Penyandang Disabilitas Agar Siap Kerja di Industri

Menperin menyampaikan apresiasi kepada perusahaan industri yang telah memberikan kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas, baik yang menerima penempatan kerja dari lulusan diklat kali ini, maupun yang telah mempekerjakan penyandang disabilitas dari program sebelumnya.

Pada kesempatan yang sama, Mensos Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, program diklat 3in1 ini sebagai bentuk nyata pemerintah dalam memenuhi hak para penyandang disabilitas. Untuk itu, harus dimanfaatkan sebaik-baiknya bagi penyandang disabilitas agar dapat meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup mereka.

“Selain itu, bisa menjadi contoh dan motivasi bagi penyandang disabilitas lainnya di Indonesia. Kami akan terus berupaya untuk memberikan peluang dan akses yang setara bagi penyandang disabilitas di bidang pekerjaan,” tandasnya. (rls/bas)

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post