Monday 8 May 2015 / 22:03
  • Hingga Selasa (31/3), 1.528 orang di Indonesia Positif Covid-19, 81 orang sembuh, dan 138 meninggal.
Komunitas

100 Pengantin Nikah Massal di Surabaya, Beberapa Sudah Punya Cucu

Sejumlah pasangan mengikuti pawai prosesi nikah massal di Surabaya. (Antara Foto/Umarul Faruq)

Nikah massal yang digelar Pemkot Surabaya diikuti 100 pasangan pengantin berbagai usia dari keluarga kurang mampu. Pasangan nikah massal mayoritas telah menikah siri dan memiliki beberapa anak. Bahkan ada yang telah memiliki cucu.

Surabaya - Sejumlah pasangan mengikuti pawai prosesi nikah massal di Surabaya, Jawa Timur, Rabu (21/12). Nikah massal yang digelar Pemkot Surabaya diikuti 100 pasangan pengantin berbagai usia dari keluarga kurang mampu tersebut diselenggarakan sebagai upaya mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya menikah secara resmi yang tercatat oleh negara.

Para pasangan nikah masal mayoritas telah memiliki beberapa anak. Bahkan ada yang telah memiliki cucu. Beberapa dari mereka sebelumnya merupakan pasangan isbat nikah yang dinikahkan kembali setelah dulunya menikah siri.

Muhammad Ulfan Dwi Wahyudi salah satu peserta nikah masal mengaku gembira mengikuti program ini. Sebelumnya, Ulfan dan istrinya hanya melaksanakan nikah siri. Ia kini tak lagi khawatir mengurus akta kelahiran putra mereka yang berusia dua tahun.

“Alhamdulillah, lega rasanya. Secepatnya tugas saya adalah mengurus akta kelahiran putra kami. Setelah itu, tugas saya selanjutnya adalah membahagiakan istri dan anak,” ucap Ulfan di Gedung Convention Hall, Arief Rahman Hakim, Rabu (21/12).

Prosesi nikah massal ini merupakan kali kedua yang dihelat Pemkot Surabaya untuk menindaklanjuti permintaan dari warga yang telah mengajukan permohonan ke dinas sosial. Para mempelai berasal dari berbagai kecamatan di Surabaya, seperti Kecamatan Semampir, Bubutan, Bulak, Tambaksari dan Kenjeran.

Editor: Baskoro

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post